PELAYANAN PERIZINAN MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS)

Kategori : Pemerintahan Rabu, 14 Agustus 2019

PELAYANAN PERIZINAN MELALUI PENERAPAN
SISTEM PERIZINAN BERUSAHA TERINTEGRASI SECARA ELEKTRONIK
(ONLINE SINGLE SUBMISSION/OSS)
(Bagian pertama)

Pasca terbitnya Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha telah membawa perubahan yang sangat mendasar dalam pelaksanaan tugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Daerah dalam hal ini DPMP Kabupaten Aceh Tengah.

Untuk dapat mengetahui lebih jauh perkembangan yang terjadi dan capaiannya saat ini, alangkah baiknya terlebih dahulu perlu kita pahami latar belakang dan maksud serta tujuan hadirnya perpres dimaksud, serta bagaimana regulasi pendukung lainnya hadir dalam mewujudkan kebijakan yang terkandung dalam perpres tersebut.

Kegiatan usaha baik jumlah, sebaran skala dan efisiensinya telah menjadi salah satu perhatian besar Pemerintah dalam rangka menata pertumbuhan ekonomi untuk dapat lebih baik. Adanya penataan diharapkan keberadaan lapangan kerja, pengurangan tingkat pengangguran dan kemiskinan, ketimpangan antar daerah dan kelompok pendapatan dapat diatasi.

Sebagaimana diketahui bahwa ternyata kinerja realisasi investasi meski tumbuh namun masih dibawah target yang diharapkan. Pelayanan perizinan dirasakan masih bersifat parsial belum terintegrasi, belum seluruhnya merata dilayani oleh PTSP, pembiayaan yang kurang jelas, birokrasi yang masih dinilai sebagai pemberi izin, belum melayani. Berbicara waktu proses penyelesaian perizinan yang masih beragam sehingga meskipun dinyatakan sebagai negara yang layak investasi namun realisasi investasi dan percepatan untuk mulai berusaha belum seperti yang diharapkan.

Untuk itu perlu upaya-upaya/kebijakan lanjutan yang mendasar diantaranya dengan adanya penataan melalui perubahan dan penetapan kembali standar pelayanan diberbagai tingkat pemerintahan, adanya dukungan satgas dan perlunya teknologi berbasis sistem yang terintegrasi secara elektronik untuk kemudahan pelayanan.

Dalam implementasinya Pemerintah menyiapkan berbagai kebijakan diantaranya bagaimana pelayanan perizinan dan nonperizinan yang dibutuhkan para pelaku usaha dapat difasilitasi melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang terdapat di Pusat melalui BKPM RI dan di daerah baik provinsi maupun Kabupaten melalui perangkat daerah yang melekatkan peran PTSP didalamnya.

Pada Pemda Aceh Tengah peran ini dilaksanakan pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan. Sebagaimana diketahui bahwa implementasi perpres tersebut dilaksanakan melalui 2 tahapan dimana pada tahap pertama dengan membentuk Satuan tugas (Satgas) mulai dari tingkat pusat dan daerah. Untuk Kabupaten Aceh Tengah telah dibentuk Satuan tugas berdasarkan Keputusan Bupati Aceh Tengah nomor 503/79/DPMP/2018 tentang Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Berusaha Kabupaten Aceh Tengah.

Satgas antara lain berperan dalam pengawalan dan penyelesaian berbagai hambatan yang terjadi baik menyangkut prosedur dan tahapan penerbitan perizinan yang sedang berlangsung. Melakukan kajian dan usulan perubahan regulasi dalam rangka percepatan berusaha, menyiapkan dukungan penggunaan teknologi dalam penerapan sistem perizinan, penyediaan pembiayaan dan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan perizinan.

Selanjutnya dalam tahap kedua dilaksanakan reformasi peraturan perizinan. Dalam hal ini pemerintah akan mengevaluasi seluruh regulasi yang berkenaan dengan perizinan untuk dapat disempurnakan kembali baik melalui pergantian dan pembuatan regulasi baru dan selanjutnya memperkenalkan sistem yang terintegrasi dengan nama Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara elektronik (Online Single Submission). Seluruh perizinan berusaha yang menjadi kewenangan menteri/kepala lembaga, gubernur, bupati/walikota wajib dilakukan melalui OSS ini.
Sebagaimana yang ditargetkan Pemerintah, layanan ini mulai operasional pada bulan Maret 2018 yang secara struktur dikelola oleh Lembaga OSS yang dilaksanakan dalam 1 (satu) gedung yang ditetapkan oleh Pemerintah. (JS)

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32